10 Manfaat Senyum sehat
“Senyum anda, Senyum kami “. Itu slogan yang biasa didengungkan para praktisi kesehatan gigi. Ini yang setiap hari dilakukan oleh mereka. Berusaha untuk menganalisis masalah utama kesehatan gigi dan mulut, melakukan tindakan perawatan gigi dan mulut, mengevaluasi hasilnya, melakukan penelitian dan terobosan terhadap kemungkinan perawatan yang lebih canggih serta terus mengupdate perkembangan teknologi semata-mata hanya dengan satu tujuan yaitu bagaimana membuat semua orang bisa “tersenyum” tentu saja senyum yang sehat dan indah. Senyum mungkin bagi anda adalah hal yang sederhana dan mudah, cukup menarik sudut bibir ke arah samping dan menampakkan gigi mudah kan? Namun tidak sesederhana itu, kadang tersenyum saat-saat tertentu sangatlah sulit. Terlebih jika anda tidak “mood” untuk senyum.
Senyum dihubungkan dengan karakter seseorang, karena tidak sedikit ditemukan sifat individu yang “murah senyum”. Senyum banyak dikaitkan dengan perasaan hati, kondisi jiwa, dan mood. Senyum dapat mempengaruhi kesehatan, tingkat stress, dan daya tarik anda. Senyum juga dipercaya sebagai salah satu jalan jika ingin awet muda. Senyum diketahui mempunyai manfaat untuk kesehatan diantaranya yaitu :
1. Senyum membuat anda lebih menarik.
Kita akan selalu tertarik pada orang yang selalu tersenyum. Orang yang selalu tersenyum punya daya tarik tersendiri. Wajah yang berkerut, cemberut, membuat orang menjauh dari anda, tetapi sebaliknya senyum bisa membuat mereka tertarik.
2. Senyum mengubah mood anda
Ketika anda merasa jatuh atau “down” cobalah untuk tersenyum. Mungkin saja mood anda akan berubah menjadi lebih baik.
3. Senyum dapat merangsang orang lain tersenyum
Ketika seseorang tersenyum maka senyum tersebut akan membuat suasana menjadi lebih cerah, mengubah mood orang lain yang ada disekitarnya, dan membuat semua orang menjadi senang. Orang yang suka tersenyum membawa kebahagiaan buat orang yang ada di sekitarnya. Seringlah tersenyum maka anda akan disukai oleh banyak orang.
4. Senyum dapat Mengurangi stress
Stress secara nyata dapat muncul di wajah anda. Senyum membantu mencegah kesan bahwa kita sebenarnya sedang lelah atau merasa ”down”. Jika anda sedang stresss cobalah untuk tersenyum, maka stress anda akan berkurang dan anda akan merasa lebih baik untuk membuat langkah selanjutnya.
5. Senyum meningkatkan sistem imun (kekebalan) tubuh anda
Senyum dapat membantu kerja imun tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Ketika anda tersenyum, fungsi imun meningkatkan kemungkinan anda menjadi lebih rileks.
6. Senyum menurunkan tekanan darah anda
Ketika anda tersenyum,maka tekanan darah anda akan menurun. Jika anda tak percaya, anda boleh mencobanya sendiri, jika anda memiliki alat pengukur tekanan darah di rumah anda.
7. Senyum mengeluarkan endorphins, (pereda rasa sakit secara alami) dan serotonin
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa senyum dapat merangsang pengeluaran endorphin, pereda rasa sakit yang alami, serta serotonin. Senyum memang obat yang alami.
8. Senyum dapat melenturkan kulit wajah dan membuat anda terlihat lebih muda
Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum ikut membuat anda terlihat lebih muda. Jika anda ingin sesuatu yang beda, maka berikan senyum anda sepanjang hari, maka anda akan terlihat lebih muda, dan merasa lebih baik.
9. Senyum membuat anda tampak sukses
Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri dalam menjalani hidupnya. Cobalah tersenyum saat anda melakukan pertemuan dan saat ada janji, yakin rekan-rekan kerja, sahabat, orang-orang terdekat anda akan merasakan sesuatu yang berbeda.
10. Senyum membuat anda tetap positif
Cobalah tes ini: Senyumlah. Lalu sekarang cobalah berpikir sesuatu yang negatif tanpa berhenti tersenyum. Sulit kan ? . Karena ketika anda tersenyum maka senyum tersebut akan mengirimkan sinyal ke tubuh anda bahwa “hidup anda saat ini baik-baik saja”.
Maka jauhkan diri anda dari depresi, stress, dan rasa khawatir dengan satu kata yaitu “senyum”, tentu saja dengan memberikan senyum pada tempat dan suasana yang tepat, tidak kemudian berlebihan. Karena jika berlebihan, maka tentu orang lain akan menganggap anda kurang waras…lalu pertanyaan sederhananya… “sudahkan anda tersenyum hari ini…??”
Minggu, 26 Desember 2010
Kamis, 02 Desember 2010
Jumat, 26 November 2010
Kamis, 04 November 2010
wiewiebakpao@gmail.com
Mulai November anda bisa memesan WIE & WIE Bakpao via email di wiewiebakpao@gmail.com dengan Subject : PESAN ANTAR dan format (nama,alamat, no telepon dan pesanan anda).
Kuis WIE & WIE Bakpao di Makanmana.net
Ayo ikuti kuis WIE & WIE Bakpao di http://www.makanmana.net/ dan menangkan kesempatan makan bakpao gratis.
Minggu, 31 Oktober 2010
Senin, 18 Oktober 2010
Senin, 04 Oktober 2010
WIE & WIE Story : Bakpao Nomor 1
.gif)
Di pinggir sebuah pasar di sebuah kota kecil terdapatlah sebuah kedai yang sangat terkenal dengan kenikmatan Bakpao. Apao adalah nama pemilik kedai bakpao tersebut, kenikmatan bakpaonya telah terkenal, setiap orang selalu ramai orang yang datang untuk mengantri membeli bakpao nikmat itu.
Apao sangatlah dermawan, setiap penjualan 10 bakpao, maka dia selalu menyisihkan hasil penjualan 1 bakpao untuk didermakan kepada orang tidak mampu di sekitarnya. Apao mempunyai 2 orang anak laki-laki, Atu si anak kesatu dan Awa anak kedua, keduanya cekatan dan rajin membantunya dalam membuat bakpao hingga berdagang. Atu dan Awa adalah anak yang patuh yang selalu akur dan saling membantu, Apao sang ayah pun tenang melihatnya.
Tahun berganti tahun, Apao pun menginjak usia senja, saatnya untuk mewariskan kedai bakpaonya kepada kedua anaknya. Pada pertengahan musim panas, tiba sang ayah pun harus meninggalkan kedua anaknya. Sebelum meninggal sang ayah berpesan, bahwa Atu dan Awa haruslah tetap bersama-sama mengelola kedai bakpaonya. Jangan sampai karena kekayaan mereka harus berseteru satu sama lain. Sambil merapatkan tangan Atu dan Awa dalam genggamannya, Apao pun tersenyum dan meninggalkan mereka berdua untuk selamanya.
Sepeninggalan sang ayah, Atu dan Awa sangat mematuhi petuah terakhir sang ayah mereka benar-benar berbagi dalam berbagi hal bersama dan tanpa harus ribut soal harta. Dua tahun telah berlalu, Atu si kakak pun menikah dengan gadis pujaannya. Ini adalah awal dari kisah ketidakadilan sang kakak. Atu mulai berpikir, seandainya kedai bakpao yang semakin terkenal dan banyak pelanggan ini milik dia semuanya tanpa si Awa, maka keluarganya akan terjamin kehidupannya.
Pada suatu hari, Atu pun memanggil Awa dan berkata, " Adikku, kita harus mengembangkan bisnis keluarga kita,. Kalau kita hanya tetap berada di kota ini, usaha kita dapat bertumbuh besar. Lihat di sekitar kita juga telah tumbuh banyak kedai bakpao yang menyaingi kita. Kita harus membuka kedai lagi di ibu kota".
Patuh atas perintah sang kakak, Awa pun berangkat menuju ibu kota dengan membawa gerobak dengan persiapan yang cukup. Beberapa minggu kemudian sampailah Awa di Ibu kota dan betapa terkejutnya dia, ternyata kakaknya telah menukar kantong uang yang semulanya berisi uang modal memulai usaha dengan kantong yang hanya berisi kertas kosong. Awa segera sadar, bahwa ini adalah kesengajaan kakaknya untuk menjauhkannya dari bisnis keluarga.
Dalam keadaan terjepit, Awa dan pembantu yang dibawanya harus bekerja seadanya untuk makan. Sedikit demi sedikit dia menyisihkan uangnya untuk modal untuk kembali berjualan. Dengan susah payah akhirnya Awa pun memulai usaha bakpaonya. Tahun demi tahun Awa telah menjadi saudagar kaya, kedai bakpao yang terkenal dan banyak pelanggan di ibu kota.
Tujuh tahun telah berlalu, Awa telah berkeluarga di ibu kota, namun kerinduannya dan ketaatannya atas pesan terakhir sang ayah membuat Awa bertekat untuk kembali ke kekotanya. Awa pun menyerahkan kedainya kepada sang istri, dia bersama pembantu setianya bersiap kembali ke kota kelahirannya untuk menemui sang kakak.
Setelah menempuh perjalan yang jauh, sampailah Awa di depan rumah asalnya. Atu sang kakak pun menyuruh para pelayannya untuk mengusirnya pergi dan tidak mau mengenali Awa sang adik. Bagai disayat-sayat sembilu hati sang adik menerima perlakuan sang kakak yang menyakitkan. Dalam kesedihannya, wajah sang Ayah terlintas di hadapannya dan mengingatkannya pada pesan terakhir sang ayah untuk tetap selalu bersatu dan bersaudara. Awa pun beranjak dan mulai mencari tempat yang strategis untuk mendirikan kedai di kotanya. Setelah mendapat tempat, Awa membangun kedai dengan model yang serupa kedai milik ayahnya dulu.
"Wah Awa mau menyaingi kedai bakpaoku," ujar sang kakak semakin berburuk sangka melihat Awa mulai membangun kedai, maka dengan seluruh persediaan dan simpanan uang yang ada dia pun memborong seluruh persediaan terigu dan bahan-bahan yang lain sebanyak mungkin agar Awa si adik kehabisan bahan dan tidak bisa membuat bakpao.
Satu tahun telah berlalu, kedai Awa telah siap dan mulai dibuka. Awa mengundang seluruh kerabat, saudara termasuk Atu untuk datang selamatan di kedainya. Sunggu tidak dinyana, ternyata membuka sebuah rumah makan Yam Cha ( sarapan pagi dengan berbagai makanan kecil). Ini ide baru buat kotanya yang biasanya tiap pagi mereka hanya makan bakpao. Atu pun lemas karena salah perhitungan, seluruh uang simpanannya telah dihabiskan untuk memborong bahan baku bakpao untuk menghancurkan Awa yang dikiranya akan buka kedai bakpao.
Nasi sudah menjadi bubur, Atu rugi besar karena harus menjual seluruh simpanan bahan bakunya dengan harga murah karena takut rusak. Modalnya menyusut kecil karena rugi, dia terpaksa harus mulai lagi dengan jumlah dagangan yang lebih kecil. Di saat inilah Awa sangat diuntungkan, karena bisa membeli harga bahan baku bakpao dengan sangat murah dari pasar. Dengan pengalamannya di ibu kota, Awa memang lebih terampil. Bakpaonya lebih halus dan enak dibanding buatan Atu.
Awa membuat gebrakan lagi, siapapun yang datang makan di rumah makannya dapat menikmati bakpao nomor 1 nya dengan harga separo dari harga bakpao Atu. Ini sungguh pukulan telak bagi Atu, tepat satu tahun kedai Atu harus tutup dan bangkrut, karena tidak seorang pun datang belanja bakpao ke kedainya. Hidup bergelimang harta berubah susah dalam sekejap. Kedainya pun harus dijual untuk menutup hutang akibat kerugian yang dideritanya.
Awa dengan besar hati menebus harga kedai Atu, kemudian dia datang menengok Atu sang kakak, Awa memberikan kunci kedai dan memberikan secukupnya modal untuknya agar bisa berdagang kembali. Berderai tangis Atu dan iparnya meminta maaf atas apa yang telah dilakukan mereka terhadap Awa di masa lalu. Mereka saling memaafkan dan mereka pun kembali bersatu sebagai kakak adik yang saling melindungi, Apao sang ayah pun tersenyum di balik jendela surga.
Pembaca yang budiman
Pesan moral strategi ini. Tampak bodoh bagi orang lain karena memakai jalan yang sama yang telah usang, justru merupakan keunggulan. Tampak bodoh akan menghasilkan respon luar terhadap kita salah.
Di saat yang tepat, dalam sekejap respon yang salah ini akan dapat kita jadikan kekuatan untuk menuntaskan pihak yang tidak benar.
Sumber : http://www.andriewongso.com/artikel/viewarticleprint.php?idartikel=164
Kamis, 30 September 2010
Minggu, 26 September 2010
Kamis, 23 September 2010
Rabu, 22 September 2010
Rabu, 28 Juli 2010
Sabtu, 03 Juli 2010
Selasa, 29 Juni 2010
Selasa, 08 Juni 2010
WIE & WIE Story : Resep Bakpao Terbaik.
Bahan adonan :
150 gr tepung terigu protein sedang
1 sdt baking powder
80 gr gula bubuk
50 ml air
50 gr mentega putih
Resep Bahan Isi Bakpao :
* 1/4 bawang bombay, cincang halus
* 100 gram daging giling
* 1 butir pekak
* 1 3/4 sendok teh kecap manis
* 1/4 sendok teh garam
* 1/4 sendok teh merica bubuk
* 1/8 gula pasir
* 1 batang daun bawang, iris halus
* 1 buah tangkue, potong kotak kecil 25 ml air
* 1 sendok makan minyak untuk menumis
Cara membuat kulit :
1. Biang : taruh tepung terigu, ragi dan air dalam mangkuk, uleni ± 10 menit hingga adonan kalis (tidak melekat di tangan). Tutup dengan plastik / serbet lembab selama ± 1 jam hingga adonan mengembang 2 kali dari semula. Kempiskan dengan cara ditinju.
2. Adonan : masukkan tepung terigu, baking powder, gula, mentega putih dan air ke dalam adonan biang. Uleni hingga adonan kalis (± 5 menit), gulung adonan memanjang, potong dan timbang ± 30 gr. Biarkan selama 10 menit.
3. Penyelesaian : ambil satu bagian adonan, bentuk bulat, taruh diatas sepotong kertas roti (adonan bakpau ini dapat diisi dengan berbagai macam jenis isi). Kukus bakpao dengan api besar hingga masak ± 20 menit.
Cara Membuat Isi :
1. Isi, tumis bawang bombay sampai harum. Tambahkan daging giling. Aduk sampai berubah warna. Masukkan pekak, kecap manis, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata.
2. Tuang air. Masak sampai meresap. Tambahkan daun bawang dan tangkue. Asuk rata. Sisihkan.
SELAMAT MENCOBA !
150 gr tepung terigu protein sedang
1 sdt baking powder
80 gr gula bubuk
50 ml air
50 gr mentega putih
Resep Bahan Isi Bakpao :
* 1/4 bawang bombay, cincang halus
* 100 gram daging giling
* 1 butir pekak
* 1 3/4 sendok teh kecap manis
* 1/4 sendok teh garam
* 1/4 sendok teh merica bubuk
* 1/8 gula pasir
* 1 batang daun bawang, iris halus
* 1 buah tangkue, potong kotak kecil 25 ml air
* 1 sendok makan minyak untuk menumis
Cara membuat kulit :
1. Biang : taruh tepung terigu, ragi dan air dalam mangkuk, uleni ± 10 menit hingga adonan kalis (tidak melekat di tangan). Tutup dengan plastik / serbet lembab selama ± 1 jam hingga adonan mengembang 2 kali dari semula. Kempiskan dengan cara ditinju.
2. Adonan : masukkan tepung terigu, baking powder, gula, mentega putih dan air ke dalam adonan biang. Uleni hingga adonan kalis (± 5 menit), gulung adonan memanjang, potong dan timbang ± 30 gr. Biarkan selama 10 menit.
3. Penyelesaian : ambil satu bagian adonan, bentuk bulat, taruh diatas sepotong kertas roti (adonan bakpau ini dapat diisi dengan berbagai macam jenis isi). Kukus bakpao dengan api besar hingga masak ± 20 menit.
Cara Membuat Isi :
1. Isi, tumis bawang bombay sampai harum. Tambahkan daging giling. Aduk sampai berubah warna. Masukkan pekak, kecap manis, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata.
2. Tuang air. Masak sampai meresap. Tambahkan daun bawang dan tangkue. Asuk rata. Sisihkan.
SELAMAT MENCOBA !
Senin, 31 Mei 2010
Another Promo for June - July 2010
NEW Promo !! for June - July 2010
Sabtu, 08 Mei 2010
Minggu, 02 Mei 2010
Asal Usul Bakpao
Asal-usul bakpau sebenarnya berasal dari Zhuge Liang (181 – 234)
salah satu ahli strategis terbaik China, yang juga sebagai perdana
mentrei, insinyur, ilmuwan, dan penemu legendaris bakpao.
Di zaman tiga negara (sam kok) pernah terjadi pemberontakan
besar-besaran di daerah selatan Tiongkok, perdana mentri Tiongkok saat itu,
Zhuge Liang meminta izin kepada kaisarnya, Liu Chan untuk menumpas
pemberontakan di selatan itu, terkenal dengan sebutan “The Southern
Campaign” Suku selatan itu disebut juga “Nanman” atau “orang barbar
dari selatan”. Raja di daerah selatan yang memberontak itu bernama Meng Huo.
Tak lama setelah Liang sampai di daerah selatan itu, Liang sudah
mengalahkan Meng Huo 7 kali dan membebaskannya sampai 7 kali juga,
dimana saat pembebasan ketujuhnya Meng Huo akhirnya menyerah dan
berjanji tidak akan memberontak lagi kepada Shu Guo (saat itu belum ada
sebutan Zhong Guo karena Tiongkok masih terpecah menjadi tiga negara: Shu,
Wu, Wei).
Sewaktu membebaskan Meng Huo, Zhuge Liang selalu ditentang oleh
jendral-jendralnya: “Kenapa dia dibebaskan? Bagaimana jika dia
memberontak lagi?”, Liang dengan tenang menjawab: “Aku dengan mudah
dapat menangkapnya kembali semudah mengeluarkan tangan dari saku. Kini
aku sedang mengalahkan hatinya.
Zhuge Liang tahu kalau Meng Huo ditangkap lalu dibunuh, akan ada
pengganti Meng Huo lainnya yang akan memimpin pemberontakan ke Shu,
karena itu dia pikir lebih baik membuat pemimpin daerah selatan yang
berpengaruh ini berpihak kepadanya supaya Meng Huo bisa memimpin daerah
selatan untuk setia kepada Shu.
Pada peperangan terakhir yang ketujuh kalinya; Zhuge Liang membuat
Meng Huo masuk ke lembah yang dikelilingi pegunungan Dilembah itu Liang
menaruh kereta pengangkut makanan. Ketika melihat kereta itu, Meng Huo
langsung tertarik dan memimpin pasukannya masuk ke lembah itu.
Setelah pasukan Meng Huo mendekati kereta pengangkut makanan itu,
ternyata kereta itu tidak berisi makanan melainkan bubuk mesiu!
Langsung saja pasukan Shu yang sudah menunggu di kaki gunung memanah
kereta-kereta yang penuh bubuk mesiu itu dengan panah api. Terjadi
ledakan besar-besaran di lembah itu, dan dalam sekejap lembah itu
menjadi lautan api yang menewaskan hampir semua pasukan Meng Huo.
Kemenangan ini tidak membuat Liang senang, ia hanya agak menyesali:
“Jasaku sangat besar kepada negara, namun dosaku juga sangat besar
kepada Surga; semoga Surga berkenan mengampuniku karena aku hanya
menjalankan kewajiban menjaga keamanan negara.” Setelah kejadian ini,
Meng Huo kembali ditangkap pasukan Liang.
Ketika Liang menemui Meng Huo, ia langsung melepaskan ikatan tali
Meng Huo dan berkata: “Silahkan anda pergi lagi dan mempersiapkan
pasukan baru anda untuk bertarung kembali”, mendengar itu Meng Huo
terharu dan berkata: “Tujuh kali tertangkap, tujuh kali juga dibebaskan!
Kejadian seperti ini seharusnya tidak pernah dan tidak akan
terjadi!! Meskipun aku tidak punya adat istiadat, aku masih punya
upacara keagamaan yang masih menjunjung etika. Tidak, aku tidak sehina
itu! Setelah kejadian ini, suku selatan tidak pernah memberontak lagi
kepada Shu
Ketika dalam perjalanan akan kembali ke Cheng Du (ibu kota Shu),
Zhuge Liang harus melewati sungai besar. Di sungai itu Liang tertahan
karena selalu saja ada gelombang besar dan badai ketika pasukan Shu
akan menyeberang. Zhuge Liang kemudian meminta pendapat Meng Huo yang
ikut mengantar Liang dan Meng Huo berkata: “Sejak zaman nenek moyang
kami, orang yang ingin melewati sungai itu harus melemparkan 50 kepala
manusia untuk persembahan kepada roh sungai.”
Ia yang sebetulnya tidak sampai hati membantai orang tak berdosa, pada saat itu muncul ide dan segera memerintahkan pasukannya mencacah daging sapi dan kambing, setelah dibumbui dan diremas, lalu dimasukkan ke dalam sebagai isi dari adonan tepung yang dibentuk menyerupai kepala manusia serta di-tim, maka disebutlah ia sebagai Man Shou 饅(蠻)首.
Setelah dicemplungkan ke dalam sungai, ternyata mereka berhasil menyeberang dengan selamat, sedangkan kue Man Shou 饅(蠻)首 tersebut adalah leluhur dari kue Man Tou 饅頭 hari ini (Man饅 pada awalnya ditulis dengan aksara Man 蠻 / nama suku primitive di selatan; Shou首 = kepala adalah sinonim dari Tou 頭. Di Indonesia terkenal sebagai kue Bak Pao
salah satu ahli strategis terbaik China, yang juga sebagai perdana
mentrei, insinyur, ilmuwan, dan penemu legendaris bakpao.
Di zaman tiga negara (sam kok) pernah terjadi pemberontakan
besar-besaran di daerah selatan Tiongkok, perdana mentri Tiongkok saat itu,
Zhuge Liang meminta izin kepada kaisarnya, Liu Chan untuk menumpas
pemberontakan di selatan itu, terkenal dengan sebutan “The Southern
Campaign” Suku selatan itu disebut juga “Nanman” atau “orang barbar
dari selatan”. Raja di daerah selatan yang memberontak itu bernama Meng Huo.
Tak lama setelah Liang sampai di daerah selatan itu, Liang sudah
mengalahkan Meng Huo 7 kali dan membebaskannya sampai 7 kali juga,
dimana saat pembebasan ketujuhnya Meng Huo akhirnya menyerah dan
berjanji tidak akan memberontak lagi kepada Shu Guo (saat itu belum ada
sebutan Zhong Guo karena Tiongkok masih terpecah menjadi tiga negara: Shu,
Wu, Wei).
Sewaktu membebaskan Meng Huo, Zhuge Liang selalu ditentang oleh
jendral-jendralnya: “Kenapa dia dibebaskan? Bagaimana jika dia
memberontak lagi?”, Liang dengan tenang menjawab: “Aku dengan mudah
dapat menangkapnya kembali semudah mengeluarkan tangan dari saku. Kini
aku sedang mengalahkan hatinya.
Zhuge Liang tahu kalau Meng Huo ditangkap lalu dibunuh, akan ada
pengganti Meng Huo lainnya yang akan memimpin pemberontakan ke Shu,
karena itu dia pikir lebih baik membuat pemimpin daerah selatan yang
berpengaruh ini berpihak kepadanya supaya Meng Huo bisa memimpin daerah
selatan untuk setia kepada Shu.
Pada peperangan terakhir yang ketujuh kalinya; Zhuge Liang membuat
Meng Huo masuk ke lembah yang dikelilingi pegunungan Dilembah itu Liang
menaruh kereta pengangkut makanan. Ketika melihat kereta itu, Meng Huo
langsung tertarik dan memimpin pasukannya masuk ke lembah itu.
Setelah pasukan Meng Huo mendekati kereta pengangkut makanan itu,
ternyata kereta itu tidak berisi makanan melainkan bubuk mesiu!
Langsung saja pasukan Shu yang sudah menunggu di kaki gunung memanah
kereta-kereta yang penuh bubuk mesiu itu dengan panah api. Terjadi
ledakan besar-besaran di lembah itu, dan dalam sekejap lembah itu
menjadi lautan api yang menewaskan hampir semua pasukan Meng Huo.
Kemenangan ini tidak membuat Liang senang, ia hanya agak menyesali:
“Jasaku sangat besar kepada negara, namun dosaku juga sangat besar
kepada Surga; semoga Surga berkenan mengampuniku karena aku hanya
menjalankan kewajiban menjaga keamanan negara.” Setelah kejadian ini,
Meng Huo kembali ditangkap pasukan Liang.
Ketika Liang menemui Meng Huo, ia langsung melepaskan ikatan tali
Meng Huo dan berkata: “Silahkan anda pergi lagi dan mempersiapkan
pasukan baru anda untuk bertarung kembali”, mendengar itu Meng Huo
terharu dan berkata: “Tujuh kali tertangkap, tujuh kali juga dibebaskan!
Kejadian seperti ini seharusnya tidak pernah dan tidak akan
terjadi!! Meskipun aku tidak punya adat istiadat, aku masih punya
upacara keagamaan yang masih menjunjung etika. Tidak, aku tidak sehina
itu! Setelah kejadian ini, suku selatan tidak pernah memberontak lagi
kepada Shu
Ketika dalam perjalanan akan kembali ke Cheng Du (ibu kota Shu),
Zhuge Liang harus melewati sungai besar. Di sungai itu Liang tertahan
karena selalu saja ada gelombang besar dan badai ketika pasukan Shu
akan menyeberang. Zhuge Liang kemudian meminta pendapat Meng Huo yang
ikut mengantar Liang dan Meng Huo berkata: “Sejak zaman nenek moyang
kami, orang yang ingin melewati sungai itu harus melemparkan 50 kepala
manusia untuk persembahan kepada roh sungai.”
Ia yang sebetulnya tidak sampai hati membantai orang tak berdosa, pada saat itu muncul ide dan segera memerintahkan pasukannya mencacah daging sapi dan kambing, setelah dibumbui dan diremas, lalu dimasukkan ke dalam sebagai isi dari adonan tepung yang dibentuk menyerupai kepala manusia serta di-tim, maka disebutlah ia sebagai Man Shou 饅(蠻)首.
Setelah dicemplungkan ke dalam sungai, ternyata mereka berhasil menyeberang dengan selamat, sedangkan kue Man Shou 饅(蠻)首 tersebut adalah leluhur dari kue Man Tou 饅頭 hari ini (Man饅 pada awalnya ditulis dengan aksara Man 蠻 / nama suku primitive di selatan; Shou首 = kepala adalah sinonim dari Tou 頭. Di Indonesia terkenal sebagai kue Bak Pao
Jumat, 30 April 2010
WIE & WIE Amazing Promo
Kamis, 15 April 2010
WIE & WIE Delivery
WIE & WIE Delivery
adalah pelayanan terbaik dari kami untuk anda. Kesulitan makan karena aktivitas yang padat, pekerjaan yang menumpuk serta kelelahan yang membuat malas keluar rumah. Kami memberikan solusi, telepon sekarang ke 061-699 168 83. Kami akan mengantar pesanan ke rumah maupun kantor anda tanpa biaya tambahan. Salah satu keunggulan dari WIE & WIE yang kami tawarkan kepada anda, membuat segalanya begitu mudah untuk makan siang maupun malam.
Area pengantaran : Medan - Sumatera Utara
Jam Operasional : 12:00 - 21:00
adalah pelayanan terbaik dari kami untuk anda. Kesulitan makan karena aktivitas yang padat, pekerjaan yang menumpuk serta kelelahan yang membuat malas keluar rumah. Kami memberikan solusi, telepon sekarang ke 061-699 168 83. Kami akan mengantar pesanan ke rumah maupun kantor anda tanpa biaya tambahan. Salah satu keunggulan dari WIE & WIE yang kami tawarkan kepada anda, membuat segalanya begitu mudah untuk makan siang maupun malam.
Area pengantaran : Medan - Sumatera Utara
Jam Operasional : 12:00 - 21:00
Sabtu, 20 Maret 2010
WIE & WIE Spesialis Bakpao
WIE & WIE Spesialis Bakpao, menyediakan berbagai jenis bakpao dengan rasa yang khas serta orisinil. Hubungi 061-699 168 83 untuk pesan antar.
Langganan:
Postingan (Atom)




.png)










